Kamis, 23 Juni 2011

Pengaruh nikotin terhadap perkembangan janin

Nikotin adalah bahan kimia beracun dalam asap rokok yang dapat diserap ke dalam darah melalui paru-paru dan mengalir dari ibu ke bayi yang dikandungnya. Efek dari nikotin pada bayi yang belum lahir dapat disebabkan baik oleh ibu merokok dan paparan asap rokok. Efek paparan nikotin sebelum kelahiran termasuk keguguran, lahir mati, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, dan cacat lahir bawaan.

Keguguran
Perempuan yang merokok saat hamil lebih mungkin untuk mengalami keguguran dibanding wanita yang tidak merokok, hal ini mungkin disebabkan mutasi genetik atau masalah perkembangan pada janin yang disebabkan oleh bahan kimia dalam asap rokok.
Kerusakan Plasenta
Kerusakan plasenta adalah pemisahan sebagian atau utuh plasenta dari rahim, dan dapat menyebabkan persalinan prematur atau kematian bayi yang belum lahir.
Plasenta Previa
Plasenta previa adalah implantasi plasenta di bagian bawah rahim, dan dapat menyebabkan masalah dengan perkembangan paru-paru janin, pengembangan pembuluh darah dan peningkatan risiko kematian janin.
Pertumbuhan Buruk
Nikotin membatasi jumlah oksigen dan nutrisi yang diterima oleh bayi yang belum lahir, menyebabkan akumulasi lebih lambat dari otot lemak dan dapat menyebabkan berat lahir rendah.
Perkembangan Otak
Perkembangan otak sebelum kelahiran dapat dibatasi oleh paparan nikotin, menyebabkan keterbelakangan mental dan cacat intelektual lainnya.
Malformasi kongenital
Beberapa penelitian telah menemukan peningkatan cacat bawaan dari tubuh sebagai akibat dari efek paparan nikotin sebelum kelahiran.
Kanker
Paparan nikotin sebelum kelahiran dapat menyebabkan mutasi genetik yang mengarah pada pengembangan kanker bayi atau anak seperti leukemia dan limfoma.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Senam Kagel

Rahasia Payudara

Recent Posts

Ingin dagang tapi gak punya waktu untuk belanja ke pusat grosir. Nah...klik aja!Hemat waktu dan harganyapun grosir^^